Citi akan memecat karyawan yang tidak divaksinasi Wall Street dulu

Citi akan memecat karyawan yang tidak divaksinasi  Wall Street dulu

Citigroup, bank terbesar ketiga di AS berdasarkan ukuran aset, telah memutuskan untuk memecat karyawannya karena menolak divaksinasi COVID-19.

Seorang warga negara sedang divaksinasi COVID-19 di Peach Health Medical Center di Negara Bagian Washington, AS. .

Menurut media asing seperti Bloomberg News pada tanggal 7 (waktu setempat ), Citigroup akan tetap buka hingga tanggal 14. Perusahaan menginformasikan kepada perusahaan bahwa mereka akan mengambil cuti tanpa dibayar bagi karyawan yang tidak mematuhi perintah vaksinasi wajib dan bahwa kontrak kerja dengan karyawan tersebut akan diakhiri pada akhir bulan ini. Citigroup adalah perusahaan keuangan besar pertama. Perusahaan keuangan lain, seperti JP Morgan Chase dan Goldman Sachs, merekomendasikan vaksinasi, tetapi tidak berencana memecat mereka yang tidak divaksinasi.

CEO Citigroup Jane Fraser, yang menjabat pada Maret tahun lalu, dilaporkan membuat keputusan ini untuk mematuhi perintah eksekutif vaksin pemerintah AS, Joe Biden.

Citigroup dikatakan telah menggunakan iming-iming $200 (sekitar 240.000 won) sebagai bonus kepada karyawan yang menyerahkan bukti vaksinasi hingga awal Desember tahun lalu.

UPI News / Reporter Hyeyoung Kang khy@upinews.kr

[저작권자ⓒ UPI뉴스. 무단전재-재배포 금지]

Baca Selengkapnya

Author: Thomas Wrona

Leave a Reply